Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja digitalisasi pertanian dalam meningkatkan produktivitas pertanian serta upaya untuk mendorong generasi milenial agar tertarik menjadi petani. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang dipakai adalah data sekunder, yang bersumber dari publikasi dari Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Pertanian serta publikasi dari badan atau lembaga lain yng relevan dengan penelitian. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Tahap-tahap analisis meliputi proses pengumpulan data, tabulasi dan mengolah data, menganalis data dan terakhir menginterpretasikan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam lima tahun sejak2016-2020 indeks produksi pertanian selalu mengalami kenaikan, digitalisasi pertanian masih minim salah satunya dapat dilihat masih rendahnya yang meggunakan internet. Selain itu penelitian ini juga menemukan masih rendahnya generasi milenial yang tertarik menjadi petani.
Copyrights © 2022