Kebangkrutan entitas di Indonesia dapat terjadi dikarenakan terdapat salah satu penyebabnya yaitu lemahnya auditor untuk mendeteksi permasalahan yang ada di dalam sebuah entitas, auditor diharapkan mampu melaporkan apa yang sebenarnya terjadi pada kliennya mengenai masalah pada perusahaan dikarenakan terdapat tanggung jawab yang dimiliki auditor atas evaluasi untuk perusahaan mengenai apakah perusahaan mampu untuk bertahan atas keberlangsungan usahanya dalam jangka waktu tertentu. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis pengaruh atas Debt Default, Kualitas Audit, Prior Opinion dan Pertumbuhan Perusahaan terhadap Opini Audit Going Concern. Penelitian ini menggunakan jenis data kuantitatif yaitu menggunakan populasi dari perusahaan infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2017-2020. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi logistik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan variabel Debt Default memiliki pengaruh atas Opini Audit Going Concern, sedangkan variabel Kualitas Audit, Prior Opinion dan Pertumbuhan Perusahaan tidak memiliki pengaruh atas Opini Audit Going Concern secara parsial. Secara stimultan, Debt Default, Kualitas Audit, Prior Opinion dan Pertumbuhan Perusahaan memiliki pengaruh atas Opini Audit Going Concern.
Copyrights © 2022