Fotografi makanan berperan penting dalam merepresentasikan suatu produk. Industri restoran mengoptimalkan teknik fotografi secara signifikan yang menghasilkan foto tampak begitu menarik. Namun demikian, masalah muncul pada foto produk kuliner yang tampil seringkali tampak tidak sesuai dengan realitas, sehingga dapat menimbulkan kesalahan persepsi dari konsumen. Penelitian ini menguji pengaruh foto produk secara normal dan dibandingkan melalui pendekatan photogrammetry terhadap porsi makanan. Penelitian dilakukan secara eksperimen dengan 10 jenis makanan yang umum dipesan dalam aplikasi online. Pendekatan metode kuantitatif melalui independent sample T-test diterapkan pada 2 kelompok sampel, dengan masing-masing berjumlah 30 orang. Hasilnya, pendekatan photogrammetry secara signifikan mempengaruhi persepsi konsumen untuk lebih mudah menebak porsi suatu makanan.
Copyrights © 2022