Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang telah ditetapkan oleh pemerintah tentu menimbulkan berbagai respon oleh banyak pihak. Respon masyarakat yang memberikan penolakan dengan berbagai cara merupakan salah satu respon yang timbul. Maksud pemerintah menaikkan harga BBM ini tentu memiliki maksud baik untuk kemajuan bangsa. Oleh karenanya artikel yang berjudul “Peran Public Relations dalam penyampaian kenaikan harga BBM di Indonesia” melalui metode kualitatif, diharapkan dapat mencapai tujuan penulisan yakni untuk mengetahui pengaruh yang terjadi di masyarakat akibat adanya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM, memberikan alternatif penyelesaian untuk pemerintah dalam menginformasikan sebab kenaikan harga BBM kepada masyarakat yang memberikan penolakan, serta mengetahui langkah-langkah yang dilakukan oleh praktisi Public Relations dalam upaya membantu pemerintah mengatasi penolakan-penolakan yang terjadi di masyarakat. Hasil pembahasannya adalah peran praktisi Public Relations atau Humas sangat diperlukan dalam membantu pemerintah menghadapi masalah seperti ini. Hal ini dikarenakan seorang praktisi Humas sudah memiliki kemampuan publikasi berbicara yang baik dan mampu menguasai pengolahan masalah oleh karena itu segala bidang yang ada di pekerjaan membutuhkan peran praktisi Humas untuk mengatasi permasalahan yang ada.
Copyrights © 2023