Penelitian ini bertujuan adalah untuk melihat kesiapan lansia dalam mempersiapkan kematian pada aspek rohaniah (keagamaan) dan psikis (emosional). Hal ini dikarenakan pada observasi awal ditemukan bahwa masih banyak lansia yang masih lalai dalam beribadah, sedangkan dengan usia yang sudah tua sebaiknya lebih gigih lagi untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Lokasi penelitian di Panti Sosial Tresna Werda Sabai Nan Aluih Sicincin, penentuan informan penelitian menggunakan teknik snowball sampling sehingga didapatkan 15 orang lansia. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Setalah data di dapat, selanjutnya dilakukan analisis. Hasil penelitian ditemukan bahwa : Pertama, kesiapan lansia secara rohani (keagamaan) yang dilihat dari segi sholat, dzikir,puasa, dan sedekah sudah baik, tetapi membaca al-Qur’an masih belum baik. Kedua, kesiapan lansia secara psikis (emosional) sudah baik,karena lansia memahami makna hidup dan kematian, mampu mengendalikan rasa takut, serta sering mengingat dan membicarakan kematian.Kata Kunci : Lansia, Kesiapan, Menghadapi Kematian
Copyrights © 2022