Beton merupakan bahan yang bersifat getas dengan kuat tarik yang rendah. Kekuatan tarik belah digunakan dalam mendesain elemen struktur beton untuk mengevaluasi ketahanan geser beton dan menentukan panjang penyaluran dari tulangan. Banyak jenis abu sekam yang dapat digunakan pada campuran beton diantaranya abu sekam alami dan serat sintetis, contoh serat alami adalahabu sekam padi, abu sekam batu bata, dan lain-lain. Abu sekam padi seperti halnya abu sekam alami dari padi memilliki kerapatan rendah, harga relative murah dan konsumsi energy rendah, serta dapat menetralkan CO2 dan memproduksi O2 tiga kali lebih banyak dari tanaman lainnya. Sika Viscocrete-8670 MN adalah bahan campuran zat additive yang berfungsi untuk mengurangi kadar air dan untuk mempercepat pengerasan beton dan kelecekannya tinggi, campuran semen terkonsentrasi yang dirancang khusus untuk meningkatkan mutu dan kekuatan suatu bangunan. Tujuan dari penelitian mengetahui hasil tinjauan nilai kuat tarik belah beton dengan bahan tambah serat bambu 5%, 10% dan 15% dan Sika Viscocrete-8670 MN sebesar 0,8% dari berat semen. Sampel pengujian beton yang digunakan adalah silinder dengan ukuran 15 x 30 cm3 sebanyak 16 benda uji. Pengujian dilakukan dengan menguji tentang pengaruh penambahan Serat Bambu terhadap nilai kuat tarik belah beton pada umur 28 hari. Nilai rata-rata kuat tarik belah beton yang diperoleh sesuai dengan variasi adalah BN (2,58 Mpa), ASP 5% (1,91 Mpa), ASP 10% (1,80 MPa), ASP 15% (1,70 MPa).Kata Kunci: Serat Bambu, Sika Viscocrete-8670 MN, Kuat Tarik Belah.
Copyrights © 2021