Pada tugas akhir ini direncakan sebuah struktur dengan 8 lantai yang dimodelkan terhadap 4 jenis penskalaan rekaman gempa yaitu penskalaan DBE dan MCE untuk analisis linier dan analisis non linier. Dari hasil analisis yang didapatkan dari hasil memodelkan struktur baja dengan kondisi tanah lunak (R8) terhadap gempa tunggal dan gempa berulang. Untuk mencegah runtuhnya struktur yang selalu menjadi perhatian. Runtuh berarti bahwa struktur tersebut tidak lagi dapat mentolerir beban grativasi selama aksi seismik. Untuk alasan ini, kegagalan struktur akibat gempa akan menjadi salah satu tujuan utama kode seismik dan standar desain, dan akan lebih sistematis bila dilihat melalui parameter rasio margin keruntuhan (Collapse Margin Ratio). Pada hasil didapatkan nilai collapse margin ratio dimana hasil rasio pada gempa berulang lebih besar dibandingkan gempa tunggal dengan penskalaan MCE. Hasil analisis juga didapatkan nilai collapse margin ratio dimana nilai rasio yang didapat dari RSA Collaspse dibagi dengan RSA MCE. Dengan hasil untuk gempa berulang adalah 1.9836 dan untuk gempa tunggal adalah 1.5576.
Copyrights © 2021