Rambut jagung merupakan bagian dari tanaman jagung yang belum dimanfaatkan secara efektif karena dianggap sebagai limbah. Rambut jagung mengandung antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik fitokimia, kapasitas antioksidan, aktivitas antioksidan dan uji organoleptik pada berbagai formulasi air rebusan sutera jagung ketan. Metode: penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Penapisan fitokimia dilakukan dengan uji warna, pengujian antioksidan dilakukan dengan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil) dan uji organoleptik dengan 25 panelis tentang warna, bau, rasa, dan daya terima air rebusan sutera jagung. Berdasarkan penapisan fitokimia, air rebusan sutera jagung mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, dan kuinon. Kapasitas antioksidan pada formulasi I, II, III, IV, dan V adalah: 1,609 ± 0,353; 3,169 ± 0,333; 5.803 ± 0,053; 7.769 ± 0.134; 5.604 ± 0.107 ppm GAEAC. Nilai aktivitas antioksidan pada dosis tertinggi adalah 1,355. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa sebagian besar panelis memilih warna netral, bau harum, rasa biasa dan juga daya terima yang baik. Air rebusan sutera jagung mengandung empat senyawa fitokimia yang bermanfaat bagi kesehatan, kapasitas antioksidan tertinggi 7,769 ppm, aktivitas antioksidan kuat dan disukai panelis. Kata kunci: Sutra Jagung, Penyaringan Fitokimia, Kapasitas Antioksidan, Aktivitas Antioksidan, Uji Organoleptik.
Copyrights © 2022