Jurnal Tafsere
Vol 10 No 2 (2022)

Al-Nas Wa Al-Iqtido'

Lidia Nur Eka Safitri (Universitan Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya)



Article Info

Publish Date
15 Dec 2022

Abstract

Ilmu Ushulu Al-Fiqh memiliki metode penunjukan makna ayat sebelum melahirkan hukum shara’. Kelompok Hanafiah membagi metode penunjukan makna (dilalah ayat) ke dalam empat tingkatan yakni ’ibarah nas, ’isharah nas}, dilalah nas, dan iqtido’ al-nas. Jika seseorang memahami Alquran tanpa menggunakan dilalah ayat, maka pemahamannya akan kering dan tidak utuh. Pada penelitan ini, penulis menggunakan metode library research dengan metode induktif dan deduktif. Artikel ini akan membahas mengenai metode penunjukan makna ayat ketika tidak terdapat lafal dalam nas yakni dilalah nas dan iqtido’ al-nas. Dilalah nas adalah petunjuk yang dipahami dengan ‘illah hukum yang sama. Salah satu contoh dilalah nas dalam Alquran adalah seperti yang terdapat pada QS: Al-Isra’:32. Sedangkan iqtido’ nas penunjukan nas pada suatu makna yang tidak disebutkan, namun kebenarannya dapat diperkirakan sesuai makna shara’. Contohnya yang terdapat dalam QS: Yusuf :82.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

tafsere

Publisher

Subject

Religion

Description

Tafsere is a peer-reviewed journal dedicated to publishing the scholarly study of the Quran from many different perspectives. Particular attention is paid to the works dealing with Quranic Studies, Qur’anic sciences, Living Quran, Quranic Studies across different areas in the world, Methodology of ...