Penelitian ini bertujuan mengetahui sejauhmana komunikasi “Words of Mouth (WOM)” dapat mempengaruhi ketertarikan pemustaka terhadap layanan perpustakaan perguruan tinggi. Strategi komunikasi WOM akan dibahas dari sisi: pertama, cara pemustaka memanfaatkan dan menyebarluaskanWOM tentang layanan perpustakaan; kedua, pandangan pemustaka terhadap komunikasi WOM mengenai layanan perpustakaan, dan ketiga, strategi pustakawan dan perpustakaan dalam memanfaatkan komunikasi WOM untuk mempromosikan perpustakaan. Strategi komunikasiWOM di sini dilakukan secara online baik melalui media sosial facebook, sms broadcast maupun webmail. Strategi promosi layanan perpustakaan melalui komunikasi WOM ini dapat dikatakan sangat bermanfaat, antara lain untuk: pertama, mengetahui layanan perpustakaan yang berorientasi pada pemustaka; kedua, mengembangkan layanan perpustakaan perguruantinggi yang lebih inovatif dan kreatif; ketiga, meningkatkan kemampuan dan keterampilan berkomunikasi antara pustakawan dengan pemustakanya;keempat, menjadikan berbagi informasi antara pustakawan perguruan tinggi dan pemustakanya sebagai suatu kebiasaan dan budaya; kelima, mengurangi kesalahpahaman dalam transfer informasi; serta keenam, memaksimalkan sumber daya yang ada di perpustakaan perguruan tinggi dalam proses layanan yang diberikan.
Copyrights © 2018