Seorang medical representative terkadang harus memperluas wilayah kunjungannya dan juga harus bisa mencapai target kunjungan. Target kunjungan menjadi tolok ukur kinerja sebagai medical representative. Dalam hal ini kegiatan yang dilakukan oleh medical representative kurang terpantau. Karena kegiatan dilakukan secara manual (masih menggunakan penerima) sehingga tidak jelas apakah medical representative sudah mengunjungi pelanggan atau belum karena tanda tangan pelanggan mudah dipalsukan (dalam hal ini dokter dan apotek). Kunjungan ke pelanggan tidak jelas dan teratur, perusahaan tidak bisa mengetahui pelanggan mana yang sudah didatangi tenaga penjual dan mana yang belum didatangi. Model pengembangan prototype menjadi salah satu metode dalam penelitian ini. Dengan menggunakan aplikasi berbasis Android dan didukung dengan database MySql, dibangun sebuah aplikasi yang dapat membantu meringankan beban kerja medical representative dalam menjalankan tugasnya yang bertujuan untuk melaporkan segala aktivitas yang dilakukan oleh medical representative dalam menjalankan tugasnya.
Copyrights © 2021