Indonesia Medicus Veterinus
Vol 12 (1) 2023

Prevalensi dan Histopatologi Proventrikulus pada Itik Bali yang Terinfeksi Cacing Tetrameres spp. di Bali




Article Info

Publish Date
31 Jan 2023

Abstract

Itik merupakan ternak unggas penghasil daging dan telur yang memiliki kandungan protein tinggi dan lebih tahan terhadap penyakit dibandingkan ayam. Salah satu parasit yang dapat menginfeksi sistem pencernaan itik adalah cacing Tetrameres spp. yang berpredileksi pada proventrikulus itik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui prevalensi dan perubahan histopatologi proventrikulus pada itik di Bali yang terinfeksi cacing Tetrameres spp.. Sampel itik berjumlah 50 ekor diambil dengan metode purposive sampling pada itik hidup yang dijual di Pasar Badung dan Pasar Gianyar. Itik dikelompokkan berdasarkan lokasi pasar tempat pembelian itik, umur, dan jenis kelamin itik. Itik dinekropsi dan proventrikulus itik yang positif terinfeksi Tetrameres spp. diawetkan dengan Bouin Solution untuk dijadikan preparat histopatologi dengan menggunakan pewarnaan Hematoxylin Eosin (HE). Perubahan histopatologi yang terjadi akan dianalisis secara deskriktif kuantitatif dan hubungan antara lokasi pasar tempat pembelian itik, umur dan jenis kelamin itik dengan prevalensi di analisis menggunakan uji chi-square. Prevalensi cacing Tetrameres spp. pada itik di Bali sebesar 12%. Perubahan histopatologi yang diterjadi pada proventrikulus itik yang terinfeksi yaitu: terjadinya nekrosis pada vili yang terdapat pada proventrikulus itik, kelenjar proventrikulus itik mengalami atrofi, ditemukan adanya sel radang dengan sedikit fibroblas pada proventrikulus itik, dan ditemukannya tubuh dari cacing Tetrameres spp. di proventrikulus itik yang terinfeksi. Kesimpulanya adalah lokasi pasar tempat pembelian itik, umur, dan jenis kelamin itik tidak menunjukkan adanya hubungan yang berpengaruh nyata dengan prevalensi.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

imv

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology Veterinary

Description

Menerima artikel ilmiah yang berhubungan dengan bidang kedokteran dan kesehatan hewan. Naskah yang berkaitan dengan hewan dan segala aspeknya juga kami terima untuk dipublikasikan. Penulis naskah minimal terdiri dari dua orang. Naskah yang ditulis seorang diri belum bisa diterima oleh redaksi, ...