Hemodialisis adalah terapi pengganti ginjal yang menjadi pilihan utama pasien Penyakit Ginjal Kronik (PGK) tahap akhir. Pasien yang menjalani hemodialisis dapat mengalami komplikasi intradialisis berupa hipertensi intradialissi atau hipotensi intradialisis. Sebanyak 5-15% pasien mengalami peningkatan tekanan intradialisis (HID) dan sekitar 20-30% mengalami hipotensi intradialisis (IH). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perbedaan tekanan darah intradialisis pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis. Metode penelitian deskriptif kuantitatif retrospektif kepada dokumen rekam medik dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian sebanyak 51 rekam medis pasien hemodialisis dengan teknik total sampling. Analisis univariat dan bivariat mengguakan uji Wilcoxon. Hasil tekanan darah sistolik ditemukan adanya perbedaan signifikan sistolic blood pressure (SBP) terutama pada jam ke-2 dan jam ke-1 (pvalue = .032), Jam ke-3 dan jam ke-2 (pvalue = < .001), dan pada jam ke-5 dan jam ke-4 (pvalue = .012). Tidak ditemukan perbedaan yang signifikan pada tekanan darah diastolik.
Copyrights © 2023