Pembelajaran daring di Indonesia tergolong baru khususnya di Sekolah Dasar tentu memiliki kelebihan dan kekurangan dalam pelaksanaannya. Banyak terjadi hambatan dalam pelaksanaanya seperti kurang terampilnya guru dan siswa dalam mengoperasikan perangkat pembelajaran daring, kurangnya sarana prasarana penunjang pembelajaran daring. Penelitian ini meneliti permasalahan yaitu bagaimana efektifitas pelaksanaan pembelajaran daring Gugus V Penebel ditinjau dari variabel context, input, process, product. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan pembelajaran daring SD Gugus V Penebel diukur dari variabel context, input, process, product. Penelitian ini termasuk jenis penelitian studi evaluasi. Subjek penelitian adalah guru terdiri dari 31 orang dan 5 kepala sekolah di SD Gugus V Penebel. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Analisis data secara deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Data dianalisis adalah hasil pengisian kuesioner, menghitung rata-rata skor dan mengkonversikannya ke kategori skala lima, kemudian mengubah skor mentah menjadi Z-Skor. Z-Skor kemudian ditransformasi ke dalam T-Skor kemudian diverifikasi ke dalam kuadran prototype Glickman. Hasil analisis data diperoleh variabel context menghasilkan F(+) lebih besar daripada F(-) yang berarti efektif, arahnya positif (+), variabel input menghasilkan F(+) lebih besar daripada F(-) yang berarti efektif arahnya positif (+), variabel process menghasilkan F(+) sama dengan F(-) yang berarti efektif arahnya positif (+), variabel product menghasilkan F(+) lebih besar dari F(-) yang berarti efektif arahnya positif (+). Setelah diverifikasi ke kuadran Glicman pelaksanaan pembelajaran daring berada di kuadran I yang artinya sangat efektif. Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan pelaksanaan pembelajaran daring SD Gugus V Penebel dari variabel context, input, process, product berjalan dengan sangat efektif.
Copyrights © 2021