Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan dalam penilaian yang dilakukan guru kelas V dan guru yang kurang mengaitkan kearifan lokal Bali pada pembuatan instrumen hasil belajar. Tujuan penelitian ini menghasilkan validasi isi, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya beda, dan kualitas pengecoh instrumen hasil belajar IPS berpendekatan heutagogy berbasis kearifan lokal Bali sistem subak. Jenis penelitian yaitu R&D dengan model pengembangan 4D (Four-D). Subjek penelitian yaitu, instrumen hasil belajar IPS dan objek penelitian yaitu validasi isi, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya beda, kualitas pengecoh instrumen hasil belajar IPS. Metode pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara, tes dan studi dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: CVI sebesar 1 artinya validasi isi instrumen memehuni syarat sangat baik; hasil analisis validitas instrumen 25 soal valid dan 5 butir soal tidak valid; reliabilitas instrumen sebesar 0,936; tingkat kesukaran instrumen sebesar 0,663 kategori sedang; daya beda insterumen sebesar 0,440 kategori baik diperoleh 14 pengecoh tidak berfungsi dengan baik dan 61 pengecoh berfungsi dengan baik.
Copyrights © 2022