Remitansi internasional menjadi salah satu pusat perhatian kebijakan karena selain jumlahnya yang besar , remitansi internasional juga mampu menghasilkan kemanfaatan langsung pada penerimanya yang sebagian besar berada di dunia berkembang. Dengan demikian data remitansi yang akurat sangat diperlukan oleh suatu negara dalam menyusun kebijakan pembangunan baik dalam level mikro, level meso, maupun pada level makro. Melalui kajian literatur diperoleh temuan bahwa data remitansi nasional berpotensi tidak akurat,selain itu sebagai akibat penggunaan definisi dan metode perhitungan yang belum tentu sama antar negara maka hal ini memunculkan masalah bukan hanya dalam hal keterbandingan data remitansi antar negara namun juga dalam hal agregasi data remitansi seperti halnya remitansi di tingkat global .
Copyrights © 2015