Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyimpangan relatif distribusi pendapatan penduduk sekitar perkebunan kelapa sawit di kecamatan Kabupaten Kutai Timur Kaliorang. Metode analisis yang digunakan adalah koefisien Gini, kriteria Bank Dunia dan kurva Lorenz. Berdasarkan ukuran Rasio Gini, sumbu penyimpangan di masyarakat sekitar perkebunan kelapa sawit di kecamatan Kaliorang Kabupaten Kutai Timur memiliki tingkat ketidaksetaraan yang tinggi. Situasi ini diselenggarakan oleh Gini Ratio sebesar 0,60 dengan skala mendekati 1. Berdasarkan kriteria dan revisi Bank Dunia di Kuantil II Kurva Lorenz sama-sama melakukan penelitian, menemukan bahwa 40% populasi dengan porsi penerimaan terendah menerima 9,61% dari total Pendapatan dan 40% penduduk dengan penghasilan lain menerima 38,40% dari total pendapatan, sementara (20%) penduduk menerima 51,99% dari jumlah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan adanya aksioma penyimpangan terhadap masyarakat sekitar perkebunan kelapa sawit di kecamatan Kaliorang, Kabupaten Kutai Timur dalam tingkat ketidaksetaraan yang tinggi, baik berdasarkan Gini Ratio atau Kriteria Bank Dunia yang berada di kurva Lorenz. .
Copyrights © 2017