Tujuan penelitian ini guna mengetahui seberapa jauh pengaruh Tingkat Pengangguran Terbuka, Pertumbuhan Ekonomi, Alokasi APBD Sektor Kesehatan (Determinan IPM) terhadap IPM serta implikasinya terhadap Tingkat Kemiskinan di Kaltim dengan berpijak pada Teori Pembangunan dan Teori Kemiskinan. Studi ini menggunakan analisis kuantitatif melalui alat uji analisa jalur dengan bantuan program SPSS versi 16 dan data sekunder yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur serta Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalimantan Timur (2010-2019). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berpengaruh negatif signifikan terhadap IPM adalah Tingkat Pengangguran Terbuka, sementara Pertumbuhan Ekonomi berpengaruh positif dan tidak signifikan.
Copyrights © 2021