Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Malinau dan Propinsi Kalimantan Timur dalam bentuk time series (tahun 2004-2013). Sementara itu, penelitian menggunakan analisis regresi linier berganda melalui asumsi klasik dan statistik uji dengan SPSS versi 23.0. Hasil analisis melalui uji statistik menunjukkan bahwa inflasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran. Artinya, nilai positif pada inflasi menunjukkan bahwa pendekatan kurva Phillip tidak tepat bila diterapkan sebagai kebijakan untuk mengurangi tingkat pengangguran di Kabupaten Malinau. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi bukanlah efek negatif yang signifikan terhadap tingkat pengangguran. Artinya, nilai negatif pada variabel inflasi menunjukkan bahwa pendekatan hukum Okun sangat tepat bila diterapkan sebagai kebijakan untuk mengurangi tingkat pengangguran di Kabupaten Malinau. Kemudian, hasilnya juga menunjukkan apakah inflasi merupakan variabel yang dominan berpengaruh terhadap tingkat pengangguran di Kabupaten Malinau.
Copyrights © 2017