Penelitian ini untuk menemukan sebuah perbandingan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) antara Kota Samarinda dan Kota Balikpapan. Penelitian ini menggunakan data sekunder time series dari PDB, Inflasi, Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan di Kota Samarinda dan Kota Balikpapan tahun 2004-2014. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah Regresi. Data menggunakan analisis regresi dengan rumus regresi linear dan analisis komputer menggunakan SPSS untuk menentukan hasil dari penelitian ini. Hasil regresi menunjukkan Inflasi tidak berpengaruh pada Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan di kota Samarinda. Jika di Kota Balikpapan memiliki pengaruh terhadap penerimaan pajak bumi dan bangunan tapi tidak signifikan. Hasil PDRB menunjukkan kota samarinda dan kota Balikpapan memiliki efek yang sama pada pajak bumi dan bangunan, hasil memiliki pengaruh dan signifikan.Keywords: Inflasi Produk Domestik Bruto
Copyrights © 2017