Hasil penelitian adalah biaya produksi dengan metode perusahaan dan metode ABC pada tipe rumah 36/150 m2 dan 54/150 m2, perusahaan memiliki biaya lebih. Sedangkan biaya produksi dengan metode perusahaan dan metode ABC pada tipe rumah 48/150 m2 dan 75/150 m2, perusahaan tersebut berada di bawah biaya. Perbedaan ini memicu penentuan harga jual jika dihitung dengan metode ABC, untuk tipe rumah 36/150 m2 dan 54/150 m2 menghasilkan penjualan yang lebih rendah. Kemudian untuk tipe rumah 48/150 m2 dan 75/150 m2 menghasilkan harga jual yang lebih tinggi. Perhitungan dengan menggunakan Metode Activity Based Costing dalam menentukan biaya produksi perusahaan akan mendapatkan perhitungan yang lebih akurat karena dalam mengalokasikan biaya untuk biaya objek disesuaikan dengan masing-masing biaya pemicu dan sumber daya yang dikonsumsi oleh objek biaya. Maka harga jualnya bisa ditentukan lebih relevan karena biaya produksi yang dibebankan pada produk tidak lebih berharga (over cost) atau kurang (under cost).
Copyrights © 2018