Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan bukti empiris hambatan untuk masuk, konsentrasi kepemilikan, dan komposisi dewan independen. Hambatan untuk masuk diukur dengan total aset tetap, konsentrasi kepemilikan diukur dengan persentase saham yang dipegang oleh pemegang saham substansial 5%, komposisi dewan diukur oleh dewan independen / total dewan independen. Pengungkapan risiko diukur dengan index pengungkapan resiko. Populasi penelitian ini adalah 138 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Data penelitian dikumpulkan dari laporan tahunan periode 2013 - 2017. Berdasarkan metode purposive sampling, terdapat 50 sampel. Hipotesis penelitian diuji menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hambatan untuk masuk memiliki hubungan yang signifikan dengan pengungkapan risiko. Selanjutnya, konsentrasi kepemilikan variabel dan komposisi dewan independen tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan pengungkapan risiko.
Copyrights © 2019