Tujuan penelitian adalah menganalisis kesesuaian perhitungan Harga Pokok Penjualan yang diterapkan oleh Koperasi Pegawai Negeri “Wiyata Mandala” Sebulu berdasarkan perhitungan harga pokok penjualan menurut teori akuntansi keuangan. Jenis data yang digunakan adalah Jenis data yang digunakan penulis adalah data kuantitatif, yaitu data yang dapat dihitung atau dinyatakan dengan bentuk angka sebagai data yang banyak dipergunakan dalam penelitian. Berdasarkan analisis dan pembahasan yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat selisih lebih antara perhitungan harga pokok penjualan KPN “Wiyata Mandala” Sebulu dengan perhitungan harga pokok penjualan menurut teori akuntansi keuangan. Selisih harga pokok penjualan tersebut disebabkan karena terdapat kesalahan pada perhitungan persediaan akhir KPN “Wiyata Mandala” Sebulu. Dimana untuk persediaan akhir KPN “Wiyata Mandala” Sebulu mengalikan volume persediaan akhir dengan harga awal pembelian, sedangkan menurut teori akuntansi keuangan yang berlaku Metode FIFO persediaan akhir dibebani dengan harga pokok terakhir
Copyrights © 2018