Tujuan penelitian ini adalah untuk menerapkan Metode Activity Based Costimg System dalam menentukan harga pokok kamar Hotel Midtown Samarinda dan membandingkan dengan sistem perhitungan harga pokok kamar Hotel Midtown Samarinda, untuk mengetahui distorsi biaya (undercosting atau overcosting). Activity Based Costing merupakan sistem akuntansi yang terfokus pada aktivitas-aktivitas yang dilakukan untuk memberikan jasa layanan penginapan. Sistem ini menelusuri biaya pada berbagai aktivitas, sehingga akan dapat diketahui aktivitas apa saja dan berapa biaya-biaya untuk setiap aktivitas yang berhubungan dengan penentuan harga pokok kamar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara perhitungan harga pokok kamar hotel dengan perhitungan metode Activity Based Costing System. Penentuan harga pokok kamar Hotel Midtown Samarinda menggunakan metode Activity Based Costing terlihat lebih rendah dan lebih tinggi dibandingkan dengan penentuan harga pokok menurut Hotel Midtown Samarinda. Perbedaan terjadi dikarenakan pembebanan biaya yang dikonsumsi di berbagai aktivitas penginapan dengan metode ABC dan metode tradisional berbeda, sehingga biaya yang diperoleh dapat lebih besar atau kecil.
Copyrights © 2019