Serundeng kelapa masih tetap menjadi menu makan pavorit di masyarakat, namun dalam menjalankan usahanya masih terdapat permasalahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman pengembangan kelembagaan agroindustri serundeng kelapa; dan merumuskan strategi pengembangan kelembagaan agroindustri serundeng kelapa. Penelitian yang dilakukan Desa Saguling Kecamatan Baregbeg ini berjenis kualitatif dengan metode studi kasus. Penentuan lokasi, agroindustri dan informan penelitian dilakukan secara sengaja. Data primer yang terkumpul dianalisis secara dialektis. Hasil penelitian mengungkap bahwa secara internal teknologi yang digunakan sudah modrn, kualitas serundeng baik, harga serundeng murah, Pengalaman berusaha, upah tenaga kerja murah, tenaga kerja terampil, ketergantungan bahan baku, pemasaran belum menyebar, promosi kurang, keterbatasan SDM, tidak ada inovasi produk, lokasi kurang strategis. Secara eksternal, pangsa pasar meluas, penjualan meningkat, perkembangan teknologi informasi, trend gaya hidup sehat masyarakat, dukungan dari pemerintah, penawaran modal dari perbankan, kontrak kerjasama, munculnya industri sejenis, kelangkaan bahan baku, naiknya biaya produksi, persaingan ketat, Perekonomian kurang stabil. Agar kelembagaan agroindustri dapat berkembang, terapkan strategi menjaga dan mempertahankan kualitas produk, manfaatkan teknologi untuk meningkatkan produksi, perluas pemasaran untuk meningkatkan penjualan, buat inovasi produk, akses bantuan pemerintah dalam memasarkan produk, serta menjalin hubungan yang baik dengan para pemasok bahan baku.
Copyrights © 2023