Usahatani cabai rawit hijau merupakan usaha yang bisa dikembangkan. Adanya dukungan kondisi geografis yang strategis dan dukungan pemerintah terhadap harga pupuk maka membuat cabai rawit hijau menjadi komoditi yang diusahakan oleh petani, sehingga kajian tentang pendapatan usahatani cabai rawit hijau dan kelayakan ekonomi menjadi penting untuk dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya usahatani, penerimaan, dan pendapatan, serta kelayakan ekonomi usahatani cabai rawit hijau di Dusun Ploso. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Teknik penentuan sampel menggunakan teknik sampel jenuh dengan sampel yang dikumpulkan sebanyak 20 responden. Teknik analisis data meliputi analisis biaya, analisis penerimaan dan pendapatan, serta kelayakan usaha R/C Ratio, dan BEP. Jenis data menggunakan data primer dan data sekunder dengan teknik pengumpulan data yang menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Biaya Total sebesar Rp.40.599.355,-/ha/MT, terdiri dari Biaya Tetap sebesar Rp.2.607.898,-/ha, dan Biaya Variabel sebesar Rp.37.991.437,-/ha. Penerimaan sebesar Rp.113.893.035,-/ha dan Pendapatan sebesar Rp.73.293.700.-/ha/MT. Kelayakan ekonomi usahatani berdasarkan R/C Ratio sebesar 2,81, B/C Ratio sebesar 1,81, sedangkan BEP Produksi sebesar 995,91 kg/ha, dan nilai BEP Harga sebesar Rp.14.904,-/kg
Copyrights © 2023