Gunung Sumbing memiliki 5 jalur untuk melakukan pendakian, pengelola Gunung Sumbing dalam melakukan pendataan pendakian masih dilakukan secara manual. Adanya keterbatasan informasi yang masih belum tepat, seperti data tentang nama-nama pos yang hanya bertubuh tinggi, tidak ada data tentang jarak tempuh, luas perairan dan lain-lain.Kurangnya informasi jalur pendakian, proses perizinan, pengaduan dan rute yang ditelusuri akan menjadi ancaman bagi pendaki pemula yang belum pernah mendaki gunung yang terpisah. Penelitian ini menggunakan metode Waterfall untuk merancang Sistem Informasi Geografis Gunung Sumbing berupa 3 Dimensidan titik koordinat mengenai basecamp. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu dengan pengujian terhadap PJ Pos Gunung Sumbing mendapatkan nilai rata –rata 84,17% dan pengujian terhadap mahasiswa pencinta Alam mendapatkan nilai rata –rata 86,34%. Hal ini menunjukkan sistem informasi mempermudah pendaki melakukan proses pengelolaan data dan informasi jalur serta kondisi pendakian.
Copyrights © 2021