Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja keuangan daerah berdasarkan analisis rasio keuangan terhadap belanja modal di wilayah Jawa Barat pada tahun 2021. Pengujian dilakukan di 27 kota/kabupaten se-Jawa Barat melalui analisis kuantitatif dengan regresi sederhana. Analisis kinerja keuangan menggunakan perhitungan rasio kemandirian, efektivitas, dan efisiensi. Belanja modal untuk pelayanan publik diukur menggunakan besaran belanja modal untuk pelayanan publik dalam anggaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio kemandirian dan rasio efektivitas berpengaruh positif signifikan terhadap belanja modal untuk pelayanan publik pada Kabupaten/Kota se-Jawa Barat. Oleh karena itu, pemerintah daerah diharapkan dapat memprioritaskan kinerja keuangan pemerintah daerah untuk meningkatkan belanja modal daerah
Copyrights © 2023