Pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) terhadap masyarakat Bekasi dinilai kurang memuaskan terutama dari sektor sistem pelayanan dalam pembayaran. Pelanggan diminta untuk mengantri atau berbaris satu-persatu untuk menunggu mendapatkan layanan. Sering juga terjadi ketidakteraturan yang membuat petugas loket antrian akan kesulitan dalam menentukan orang pertama yang akan dilayani. Melalui program Visual Basic 2010 Expres dapat membuat sistem aplikasi otomatis melalui komputer sebagai sarana kontrol. Aplikasi yang dibuat yaitu berupa sistem antrian. Untuk mencapai tujuan kegiatan seperti yang dikemukakan diatas dan memenuhi kaidah-kaidah melakukan riset yang baik, maka dilakukan beberapa langkah metode yaitu : Metode Analisis, questionnaire, survey, wawancara, dan metode selanjutnya adalah metode Perancangan yang dilakukan dalam pembuatan aplikasi ini meliputi: perancangan sistem dengan menggunakan pendekatan Unified Modeling Language (UML), seperti pembuatan Use Case Diagram, Activity Diagram, Class Diagram dan Sequence Diagram dan Perancangan interface. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah membuat sistem perangkat lunak digunakan untuk mengatur atau mengontrol pengambilan dan pemanggilan nomor antrian pada loket. Pembuatan aplikasi ini diharapkan dapat memberikan kemudahan aktivitas dan efektifitas petugas loket antrian dalam melakukan pelayanan transaksi di kantor PDAM sehingga antrian dapat berjalan tertib.
Copyrights © 2015