Tujuan penelitian ini untuk mengetahui stabil atau tidak suatu lereng berdasarkan bentuk geometri lereng direkomendasikan dalam bentuk nilai faktor keamanan (FK). Metode penambangan batubara yang digunakan pada daerah penelitian adalah open pit. Metode ini mengakibatkan terbentuknya lubang bukaan tambang. Hal ini berpengaruh pada kestabilan lereng yaitu highwall dan lowwall. Agar highwall tetap berada dalam keadaan stabil diperlukan analisis geoteknik membahas mengenai kestabilan lereng untuk menghindari terjadi longsoran. Tahapan yang digunakan pada penelitian ini yaitu pengambilan data dilapangan berupa geometri highwall serta karakteristik material penyusun lereng. Data diolah dengan aplikasi pendukung geoteknik dengan cara melakukan simulasi lereng untuk mendapatkan nilai FK dianggap aman menggunakan metode bishop dan spencer sesuai KEPMEN 1827, 2018. Hasil analisis kedua sayatan menunjukkan highwall dalam kondisi tidak stabil (FK ≤ 1,2). Dilakukan desain ulang dengan menambah lebar bench. Hasil analisa section yaitu FK > 1,2 (stabil) dengan kondisi lereng jenuh.
Copyrights © 2021