Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris pengaruh financial stability, personal financial need, financial target, ineffective monitoring, dan pergantian auditor terhadap kecurangan pelaporan keuangan pada perusahaan perbankan di Indonesia. Riset ini mempergunakan populasi dari perusahaan perbankan yang sudah go public dan tercatat di BEI selama periode 2015-2019 yang diambil melalui purposive sampling sebanyak 36 perusahaan Kesimpulan penelitian ini adalah Financial stability pressure berpengaruh negatif signifikan dalam mendeteksi kecurangan pelaporan keuangan; Personal financial need dan pergantian KAP berpengaruh negatif tidak signifikan dalam mendeteksi kecurangan pelaporan keuangan; Financial target dan Ineffective monitoring berpengaruh positif signifikan dalam mendeteksi kecurangan pelaporan keuangan
Copyrights © 2021