Wine merupakah minuman mengandung alkohol yang juga terdiri dari banyak sekali kandungan yang bermacam-macam yang dapat mempengaruhi kualitas wine. Begitu banyaknya jenis wine ini membuat masyarakat kesulitan untuk memilah jenis-jenis dan kualitas wine. Penelitian ini menggunakan metode klasifikasi untuk menentukan kualitas wine agar mengurangi peran pakar wine atau mempermudah pakar dalam melabeli jenis-jenis dan kualitas wine. Algoritma klasifikasi data mining yang digunakan dalam penelitian ini adalah k-NN. Untuk meningkatkan nilai akurasi dari klasifikasi algoritma k-NN digunakan metode normalisasi dan seleksi fitur. Normalisasi yang digunakan adalah normalisasi Z-sccore dan Min-max, sedangkan seleksi fitur yang digunakan untuk lebih meningkatkan akurasi adalah correlation matrix. Hasil dari penelitian ini membutktikan bahwa penggunaan seleksi fitur correlation matrix mampu meningkatkan nilai akurasi pada normalisasi Z-score dari 73,75% menjadi 75,62% dan pada normalisasi Min-max mampu meningkatkan akurasi dari 68,12% menjadi 71,25%. Sehingga bisa disimpulkan bahwa seleksi fitur correlation matrix dapat digunakan untuk meningkatkan nilai akurasi agar lebih tinggi dan penelitian menjadi lebih akurat.
Copyrights © 2023