Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja usaha produk tempe di Desa Galang Suka. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh langsung dari usaha tempe. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara langsung kepada pemilik usaha tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha tempe di Desa Galang Suka masih industri rumah tangga yang pengolahan tempe dilakukan secara tradisional Jumlah produksi per hari rata-rata 160 batang tempe dengan keuntungan 1.000 rupiah perbatang setalah harga kedelai naik.. Permasalahan yang dihadapi pada ssaha pembuatan tempe adalah harga bahan baku kacang kedelai yang terkadang naik , serta tidak tersedia bahan baku diakhir tahun, dan biaya produksi yang terlampau tinggi sehingga mempengeruhi penerimaan dan keuntungan.
Copyrights © 2022