Dakwah merupakan seruan kepada masyarakat dengan mengubah keadaan menjadi lebih baik serta sempurna. Hal tersebut, baik terhadap pribadi maupun masyarakat agar dapat memeluk, beramal, dan juga mempelajari ajaran agama islam. Sehingga dapat hidup bahagia di dunia dan akhirat. Penerapan dakwah dilakukan dengan berakal, tawaduk, beradab, serta berakhlak mulia. Media dakwah berevolusi menjadi secara online dengan memanfaatkan media sosial salah satunya yaitu TikTok. Husain Basyaiban merupakan seorang da`i muda yang sukses dalam menyampaikan dakwah di salah satu platform besar media sosial TikTok. Dakwah yang disampaikan oleh Husain Basyaiban memiliki pengaruh bagi para pengguna TikTok dengan cara penyampaian dakwah yang menarik pada setiap video TikTok, penulis tertarik untuk mengkaji metode dakwah yang digunakannya. Penelitian ini berfokus pada metode dakwah dan akun TikTok Husain Basyaiban. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode netnografi yang sumber data primer didapatkan dari video konten Husain Basyaiban dan sumber data sekunder dari jurnal dan artikel terdahulu. Dengan teknik pengumpulan data dengan cara dokumentasi dan observasi online download video dakwah Husain Basyaiban pada akun TikTok-nya. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa metode dakwah yang digunakan oleh Husain Basyaiban dikategorikan menjadi tiga metode, yakni metode Hikmah, Al-Mauidzah al-Hasanah dan Al-Mujadalah al-Ahsan. Kemudian dalam perkembangan akun TikTok Husain Basyaiban pada 28 September 2022 sampai 5 Oktober 2022, akun @basyaman00 memiliki 5,5 juta pengikut dan rata-rata 950 ribu viewers. Diharapkan penelitian ini dapat dikaji dan diteliti lebih dalam oleh peneliti lain, baik dengan metode maupun objek penelitian lainnya.
Copyrights © 2022