Jurnal Teknologi Pertambangan
Vol 7, No 1 (2021): Maret

KAJIAN TINGKAT KEBERHASILAN REKLAMASI PADA LAHAN BEKAS PENAMBANGAN BATUGAMPING DI IUP TEMANDANG PT. SEMEN INDONESIA (Persero) Tbk. PABRIK TUBAN, JAWA TIMUR

Nessy Salsabilita (Program Studi Sarjana Teknik Pertambangan, Fakultas Teknologi Mineral UPN “Veteran” Yogyakarta)
Gunawan Nusanto (Program Studi Sarjana Teknik Pertambangan, Fakultas Teknologi Mineral UPN “Veteran” Yogyakarta)
Raden Hariyanto (Program Studi Sarjana Teknik Pertambangan, Fakultas Teknologi Mineral UPN “Veteran” Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
02 Mar 2021

Abstract

PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk. merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang industri semen dan juga di bidang pertambangan. Kegiatan usaha pertambangan seringkali menyebabkan gangguan lingkungan, sehingga menyebabkan penurunan mutu lingkungan berupa kerusakan ekosistem yang selanjutnya mengancam dan membahayakan kelangsungan hidup manusia itu sendiri. Salah satu bentuk penanganan dari berbagai dampak negatif kegiatan penambangan adalah melakukan reklamasi yang bertujuan untuk memperbaiki fungsi tanah atau lahan yang telah berubah kemanfaatannya. Reklamasi diwajibkan kepada seluruh perusahaan tambang ini diatur dalam Kepmen ESDM No. 1827K/ 30/ MEM/ 2018. Sehubungan dengan pentingnya kegiatan reklamasi pertambangan sehingga diperlukan pula kajian untuk mengetahui tingkat keberhasilan kegiatan reklamasi yang dilakukan oleh PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk. Kajian tingkat keberhasilan reklamasi yang dilakukan pada penelitian ini berupa Penataan lahan, Revegetasi, dan Penyelesaian Akhir. Selain itu, juga dilakukan evaluasi pada masalah objek kegiatan yang belum maksimal agar dapat dilakukan peningkatan. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa tingkat keberhasilan reklamasi PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk pada area reklamasi tahun 2019 dan 2020 adalah sebesar 94,80%, dan 96,27%, sehingga reklamasi ini dikategorikan dalam kriteria baik. Namun ada beberapa kegiatan yang perlu ditingkakan kinerjanya yaitu pemantauan berkala untuk air pada kolam pengendapan, dan perlu dilakukan penanaman cover crop agar penutupan tajuk dapat maksimal dilakukan.

Copyrights © 2021