Menurut hasil Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2017 dalam kurun waktu 2007-2017, terjadi penurunan wanita 15-49 tahun yang telah mendapatkan 2 kali atau lebih suntikan TT untuk kehamilan terakhir, yaitu dari 50 persen pada SDKI 2007 menjadi 45 persen pada SDKI 2017 (Kemenkes, 2017).Penelitian ini bersifat analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian dilakukan di Puskesmas Paal Merah II Kota Jambi tanggal 28 September-04Oktober 2022. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil yang melakukan kunjungan ANC di Puskesmas Paal Merah II Kota Jambi yang berjumlah 444 orang dari bulan 01-12 tahun 2022 berjumlah 40 responden dengan teknik quota sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan responden tentang imunisasi TT kurang baik sebanyak 9 responden (22.5%) cukup sebanyak 13 responden (32.5%) dan baik sebanyak 18 responden (45.0%). sarana yang tidak mendukung sebanyak 20 responden (50.0%), dan sarana yang mendukung sebanyak 20 responden (50.0%). peran petugas yang tidak mendukung sebesar 14 responden (35.0%) dan yang mendukung sebesar 26 responden (65.0%). perilaku melakukan imunisasi TT sebesar 24 responden (60.0%), dan yang tidak melakukan imunisasi TT sebesar 16 responden (40%).Ada hubungan antara pengetahuan ibu hamil dengan perilaku imunisasi TT, tidak ada hubungan antara sarana dengan perilaku imunisasi TT, ada hubungan antara peran petugas dengan perilaku imunisasi TT di Puskesmas Paal Merah II Tahun 2022
Copyrights © 2023