Penelitian ini bertujuan mengetahui kualitas semen segar domba ekor tipis secara makroskopis pada sistem pemeliharaan yang berbeda yaitu sistem pemeliharaan intensif dan ekstensif. Penelitian menggunakan analisis Uji Hipotesis t test dan deskriptif. Perlakuan penelitian ada 2 dengan 3 ulangan perlakuan terdiri dari P1 (intensif atau pemelihara pejantan didalam kandang), P2 (ekstensif atau pemeliharaan pejantan di luar kandang). Parameter yang diamati yaitu volume, pH, warna, bau dan konsistensi semen segar. Hasil penelitian menunjukkan volume semen segar ternak domba ekor tipis tertinggi pada pemeliharaan ternak secara intensif yaitu 1.06+0.14 ml dan hasil analisis data Uji Hipotesis t test volume semen menunjukkan perbedaan yang nyata (P<0.05) antara sistem pemeliharaan pejantan secara intensif dan ekstensif. Analisis data pH semen menunjukkan hasil yang tidak berbeda nyata antar perlakuan yang masih pada kisaran normal yaitu 6.69-6.70. Pada parameter konsistensi, warna dan bau semen segar menunjukkan hasil yang tidak berbeda pada tiap perlakuan yaitu bahwa konsistensi semen segar domba ekor tipis kental, baunya khas semen domba, dan warnanya putih susu. Kualitas makroskopis semen segar domba ekor tipis paling baik adalah pada pemeliharaan ternak pejantan secara intensif.
Copyrights © 2023