Wilayah Sumatra bagian barat merupakan wilayah yang memiliki tatanan tektonik yang unik. Terdapat zona subduksi akibat tunjaman lempeng Samudra Hindia ke lempeng Benua Eurasia yang tidak tegak lurus. Selain itu terdapat zona forearc yang terbentuk akibat tunjaman, yang menyembabkan terbentuknya zona patahan di Pulau Mentawai dan Pulau Sumatra. Di tengah Pulau Sumatra terdapat Sesar Sumatra yang terbagi menjadi beberapa segmen. Aktivitas tektonik dapat direpresentasikan dari nilai-a dan nilai-b dari koefisien persamaan Guttenberg-Richter. Persamaan ini merupakan hubungan antara jumlah kejadian gempa bumi dengan besar magnitudo. Studi ini membandingkan hasil perhitungan nilai-a dan nilai-b dari metoda inversi matriks dan regresi linear dari persamaan Guttenberg-Richter dengan pengkajian secara spasial dan temporal agar terlihat pola aktivitas seismitektonik pada wilayah penelitian. Selisih nilai terbesar pada kedua metoda ini 0.31 pada koefisien b temporal.
Copyrights © 2022