Faktor yang mempengaruhi perawat dalam melakukan keselamatan pasien adalah motivasi, motivasi adalah aktivitas pelaku sebagai energy untuk bangkit memenuhi kebutuhan dan tugas pekerjaan sesuai tujuan yang ditetapkan. Komunikasi efektif adalah unsur utama dari sasaran keselamatan pasien karena komunikasi adalah penyebab pertama masalah keselamatan pasien (patient safety). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Hubungan Motivasi Perawat Dengan Komunikasi Efektif Dalam Keselamatan Pasien Di Ruang Rawat Inap Interne dan bedah RSI Ibnu Sina Yarsi Bukittinggi Tahun 2020. Penelitian dalam skripsi ini menggunakan metode sampling yaitu total sampling dengan responden 37 orang. Penelitian ini dilakukan langsung dengan wawancara mengunakan instrumen berbentuk kuesioner dengan desain penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Data diolah dengan menggunakan uji Chi Square. Analisa Univariat didapatkan bahwa dari 37 perawat didapatkan perawat yang memiliki motivasi tinggi sebanyak 29 orang (78,4%), perawat yang melakukan komunikasi efektif sebanyak 19 orang (51,4%). Analisa bivariat didapatkan dari 8 perawat yang memiliki motivasi rendah didapatkan 7 perawat (87,5%) melakukan komunikasi efektif dengan kurang baik, sedangkan dari 29 perawat yang memiliki motivasi tinggi terdapat 18 perawat (62,1%) yang baik dalam melakukan komunikasi efektif. Berdasarkan hasil analisa statistik didapatkan nilai p-Value = 0,013 yang berarti ada hubungan yang signifikan antara motivasi perawat dengan komunikasi efektif, disarankan kepada perawat selalu menerapkan komunikasi efektif agar meningkatkan keselamatan terhadap pasien, serta pihak RS terus meningkatkan motivasi perawat
Copyrights © 2023