Douyin yang sedang meroket popularitasnya melakukan ekspansi ke luar China dengan nama TikTok. Dalam waktu singkat Indonesia menduduki peringkat negara ketiga sebagai pengguna terbanyak di dunia dan berhasil menjadi media yang baik untuk meningkatkan awareness masyarakat. Dalam proses ini, sering kali ada keterlibatan konten kreator didalamnya yang bisa memberi pengaruh yang lebih luas lagi. Untuk itu, dibutuhkan personal branding kuat agar efektif. Disebabkan hal tersebut, banyak orang berlomba lomba untuk membentuk personal branding. Akan tetapi, fakta dilapangan menunjukkan banyak terjadi penggunaan cara yang salah sehingga bukannya membentuk branding yang baik, malah merusak citra diri sendiri. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai pembentukan personal branding di media sosial TikTok. Studi kasus pada penelitian ini adalah Konten Kreator Batam. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dan diverifikasi lagi menggunakan metode kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah simpulan bahwa untuk membentuk personal branding yang baik dapat dilakukan dengan menunjukkan kompetensi diri, ciri khas dan memberikan nilai tambah pada diri sendiri. Kata kunci : personal branding; Tiktok; konten kreator.
Copyrights © 2023