Geograf dan sejarawan pada prinsipnya menghadapi objek akademik yang sama, yaitu alam beserta lingkunganfisiknya yang ada di bumi dan manusia yang berada di dalamnya di masa lalu. Secara substansial, objek kajiankeduanya adalah dinamika saling-pengaruh antara kondisi alami lingkungan dengan kemampuan dan caramanusia menghadapi dan memanfaatkannya. Dengan demikian keberadaan peta menjadi sangat penting artinyadalam kajian tersebut, setidaknya sebagai ringkasan dari kondisi lingkungan masa lalu. Makalah ini disusununtuk menggambarkan pemanfaatan peta dalam kajian situs Kotalama Semarang, khususnya berkaitan dengandelineasi
Copyrights © 2014