Penelitian ini diawali dari hasil studi pendahuluan dimana proses pembelajaran selama masa covid-19 tidak maksimal, guru kurang kreatif dalam penggunaan teknologi dalam pembelajaran daring, peran orangtua siswa dalam pendampingan belajar daring dari rumah tidak maksimal. Dari ketiga faktor tersebut menjadi titik tekan bahwa perlu adanya penguatan khususnya kompetensi pedagogik guru dalam merespon perubahan pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan penerapan dan persentase metode Working (workshop and teaching) yang mampu meningkatkan kompetensi pedagogik guru dan menumbuhkan students wellbeing di SMP Negeri 2 Kutacane. Pendekatan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian Penelitian Tindakan Sekolah. Hasil penelitian ditemukan bahwa pelaksanaan metode Working meningkatkan kompetensi pedagogik guru dan menumbuhkan students wellbeing. Ketika kompetensi guru meningkat, maka akan berdampak pada peningkatan students wellbeing di SMP Negeri 2 Kutacane.
Copyrights © 2022