Berdasarkan hasil Riskesdas tahun 2018 yang menyatakan bahwa sekitar 25,9% penduduk Indonesia Khususnya anak pra sekolah memiliki masalah personal hygiene yang mengakibatkan permasalahan gigi dan mulut. Temuan tersebut diperkuat dengan hasil proposi masalah kesehatan mulut pada anak usia ≥3 tahun di Provinsi Jawa Barat terdapat 69.416 anak. Sedangkan di Kabupaten Bandung terdapat 5.275 anak. Hal ini terjadi karena anak masih belum mampu melakukan personal hygiene secara mandiri atau masih dibantu oleh orang tua. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Kemandirian Personal Hygiene Pada Anak Pra Sekola 4-6 tahun di TKQ Arrukoyah Desa Solokanjeruk Kabupaten Bandung Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan crossectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling yaitu sebanyak 41 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner pola asuh orang tua dan kemandirian personal hygiene anak yang kemudian dianalisis menggunakan uji Chisquare. Hasil penelitian menunjukan bahwa 29 responden menerapkan pola asuh demokratis dan sebagian besar anak mandiri dalam kategori kemandirian personal hygiene sebanyak 30 anak (73,2%). Hasil uji Chisquare diperoleh nilai =0,000 maka terdapat hubungan pola asuh orang tua dengan kemandirian personal hygiene pada anak pra sekolah 4-6 tahun di TKQ Arrukoyah Desa Solokanjeruk Kabupaten Bandung Tahun 2021. Hal yang penting diketahui ibu untuk merawat anaknya dengan baik, yaitu dengan meningkatkan anak agar kemandirian anak pra sekolah dapat tercapai sesuai dengan usianya, terutama dalam hal personal hygiene.
Copyrights © 2022