Latar belakang: Rahim pada masa postpartum yang akan kembali ke keadaan normal. Proses kembalinya rahim ini ditandai dengan terjadinya proses involusi uterus yang ditandai dengan keluarnya ekskresi cairan rahim berwarna merah muda disebut dengan lokhea. Pengeluaran lokhea dapat dibagi menjadi tiga tahapan yaitu lokhea rubra, lokhea serosa dan lokhea alba. Lokhea rubra merupakan lokhea berwarna merah yang terdiri dari sel desidua, verniks caseosa, rambut lanugo, sisa meconium dan sisa darah, muncul pada hari pertama hingga ketiga pada masa postpartum. Jumlah rata-rata pengeluaran lokhea pada ibu nifas yaitu sebanyak 240 hingga 270 ml. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh hot salt-pot compress treatment terhadap sekresi lokhea rubra pada ibu nifas. pangan. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan pre experiment, menggunakan desain penelitian posttest testvdesign. Populasi adalah seluruh ibu nifas yang periksa di PMB Wahyu Semarang sebesar 23 ibu nifas pada bulan Agustus 2020, sampel penelitian berjumlah 22. Teknik sampling menggunakan accidental sampling. Hasil: Ada pengaruh hot salt-pot compress treatment terhadap sekresi lokhea rubra pada ibu nifas di PMB Wahyu hari ke-2 dan nilai signifikan sebesar 0,001 < α (0,05) sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Kesimpulan: Penerapan Hot salt-pot compress treatment mempengaruhi sekresi lokhea rubra pada ibu nifas di PMB Wahyu.
Copyrights © 2022