AbstrakIndonesia merupakan negara besar karena jumlah penduduknya yang menduduki peringkat keempat dunia. Kuantitas penduduk yang sebesar itu dengan keadaan ekonomi yang mayoritas banyak dibawah garis kemiskinan menyebabkan kebutuhan masyarakat banyak pada sektor konsumtif. Hal itu menyebabkan jumlah sampah yang dihasilkan dari berbagai sumber sangat banyak. Ecobrick menjadi salah satu terobosan yang dapat dikembangkan oleh masyarakat karena penggunaannya yang sederhana, ramah lingkungan, dan efektif dalam mendayagunakan kembali sampah, utamanya plastik. Kebijakan tersebut sangat tepat jika melihat angka sampah yang dihasilkan Indonesia pada tahun 2020, yaitu lebih dari 60 ton. Tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kepedulian warga RT 05 tentang pentingnya pengelolaan sampah plastik. Metode sosialisasi ini menggunakan metode ceramah dan praktik langsung pembuatan ecobrick. Hasil yang diperoleh yaitu warga dapat memahami pentingnya pengelolaan sampah yang dibuat menjadi ecobrick dan cara pembuatannya. Diharapkan kegiatan ini dapat terus berlanjut ke depannya, dan warga RT 05 dapat menjadi kader inisiasi pengelolaan sampah plastik di Desa Candinegara.AbstractIndonesia is a large country because of its population which is ranked fourth in the world. Such a large population with an economic condition that dominates below the poverty line causes many people's needs to be in the consumer sector. This causes the amount of waste generated from various sources to be very large. Ecobrick is one of the breakthroughs that can be developed by the community because of its simple use, environmentally friendly especially plastic. This policy is very appropriate if you look at the number of waste generated by Indonesia in 2020, it amounts to more than 60 tons. The purpose of this socialization is to increase the knowledge and awareness of RT 05 residents about the importance of managing plastic waste. This socialization method uses the lecture method and direct practice of making ecobricks. The results obtained are that residents can understand the importance of managing waste made into ecobricks and how to make it. It is hoped that this activity can be continuously implied, and residents of RT 05 become cadres of initiation of plastic waste management in Candinegara Village.Keywords: Environtment; Knowledge; Manage; Waste
Copyrights © 2022