Pendahuluan: Anak dengan berat badan lahir rendah adalah suatu kondisi ketika anak yang dikandung dengan berat badan di bawah 2500 gram. Dukungan suami, status gizi, dan anemia pada ibu hamil merupakan risiko terjadinya bayi baru lahir rendah (BBLR). Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara hubungan dukungan suami, status gizi, Dan anemia ada ibu hamil dengan kejadian bayi baru lahir rendah (BBLR) di Puskesmas Toboali Kabupaten bangka Selatan Tahun 2021. Metode: Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan cross-sectional. Populasi penelitian ini berjumlah 60 sampel dan teknik pengambilan sampel yang digunakan secara total sampling dengan sampel berjumlah 60 sampel. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bayi baru lahir rendah (BBLR) di peroleh nilai P-value 0,041 dan hasil OR = 4.333 (95% CI =1.203-15605), status gizi dengan bayi baru lahir rendah (BBLR) diperoleh nilai P-value 0,002 dan hasil OR = 6.909 (95% CI =2.160-22.098), dan Anemia dengan bayi baru lahir rendah (BBLR) di peroleh nilai P-value 0,041 dan hasil OR = 5.000 (95% CI =1.510-16.560). Kesimpulan: Adanya hubungan dukungan suami, status gizi, dan anemia pada ibu hamil dengan kejadian bayi baru lahir rendah (BBLR) Di Puskesmas Toboali Kabupaten Bangka Selatan Tahun 2021
Copyrights © 2023