Permasalahan dalam penaksiran kadar mineral adalah penentuan teknik estimasi. Akurasi teknik estimasi menjadi dasar untuk pekerjaan selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja teknik estimasi BK (block kriging) dan teknik IDW (inverse distance weighting). IDW menggunakan pangkat dua. Model variogram dipilih exponensial dengan melakukan simulasi arah orientasi. Analisis assay sebanyak 117 buah. Pemilihan teknik estimasi IDW dibandingkan dengan BK. Hasil penelitian melalui cross validation menghasilkan BK dengan nilai koefisien regresi sebesar 0.936, dan berturut-turut nilai SE, R2, Y-intercept dan SE prediction adalah 0.103; 0.397; 0.032 dan 0.16. Berdasarkan parameter tersebut disimpulkan model exponential dengan arah orientasi anisotropic cocok digunakan untuk estimasi kadar Al memakai teknik block kriging.
Copyrights © 2021