Sawi pagoda atau tatsoi merupakan tanaman sayuran yang dikonsumsi bagian daunnya. Pemupukan menjadi salah satu tahap yang penting untuk melengkapi kebutuhan unsur hara tanaman. Pupuk yang diberikan dapat berupa pupuk organik maupun pupuk nitrogen. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari interaksi jenis pupuk organik dan dosis pupuk nitrogen yang optimal bagi pertumbuhan dan hasil tanaman sawi pagoda. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei hingga Juli 2022 di lahan percobaan Universitas Brawijaya yang terletak di Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Penelitian ini merupakan penelitian faktorial yang disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor yang pertama yaitu jenis pupuk organik dengan 2 taraf yaitu P1 (pupuk kandang sapi) dan P2 (pupuk kandang ayam). Faktor kedua yaitu dosis pupuk nitrogen dengan 5 taraf yaitu N0 (0 kg N ha-1), N1 (46 kg N ha-1), N2 (92 kg N ha-1), N3 (138 kg N ha-1), dan N4 (184 kg N ha-1). Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi antara perlakuan jenis pupuk organik dan dosis pupuk nitrogen terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, dan diameter tajuk tanaman sawi pagoda. Perlakuan jenis pupuk organik berupa pupuk kandang ayam memberikan jumlah daun, diameter tajuk, luas kanopi serta bobot segar total tanaman yang lebih tinggi dibandingkan dengan pupuk kandang sapi. Perlakuan dosis pupuk nitrogen 138 kg N ha-1 dan 184 kg N ha-1 memberikan pertumbuhan dan hasil panen tanaman sawi pagoda yang lebih tinggi.
Copyrights © 2023