Cermin Dunia Kedokteran
Vol. 49 No. 9 (2022): Neurologi

Patofisiologi Spinal Cord Injury

Kartini Ciatawi (Fakultas Kedokteran, Universitas Sumatera Utara, Medan, Sumatera Utara)
Tiffany (RSUD Dr Achmad Diponegoro, Putussibau, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Indonesia)



Article Info

Publish Date
01 Sep 2022

Abstract

Spinal cord injury (SCI) dapat mengakibatkan defisit motorik, sensorik, dan autonom yang substansial, bahkan permanen. Saat spinal cord mengalami trauma, trauma awal akan menyebabkan kerusakan langsung; seiring waktu, proses inflamasi akut ditambah astrogliosis berkontribusi terhadap cedera sekunder. Berbagai modalitas evaluasi dan terapi SCI masih belum sepenuhnya berhasil memperbaiki fungsi neurologis. Hal ini diduga akibat kompleksitas patofisiologi SCI.   Spinal cord injury (SCI) can cause substantial motor, sensory, and autonomic deficits or even permanent loss of neurological function. The initial trauma causes direct damage to the spinal cord; the acute inflammatory process coupled with astrogliosis contributes to secondary injury. Various evaluation and treatment modalities for SCI are still mostly unsuccessful in improving neurological function. This is may be due to the complexity of the pathophysiology of SCI.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

CDK

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Cermin Dunia Kedokteran (e-ISSN: 2503-2720, p-ISSN: 0125-913X), merupakan jurnal kedokteran dengan akses terbuka dan review sejawat yang menerbitkan artikel penelitian maupun tinjauan pustaka dari bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat baik ilmu dasar, klinis serta epidemiologis yang menyangkut ...