Cermin Dunia Kedokteran
Vol. 49 No. 11 (2022): Neurologi

Tinea Imbrikata pada Dua Saudara Kandung

Epifania Fitriana Adna (Puskesmas Serimbu, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat)
Rompu Roger Aruan (Departemen Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin, Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana, Jakarta, Indonesia)



Article Info

Publish Date
01 Nov 2022

Abstract

Pendahuluan: Tinea imbrikata (TI) adalah dermatofitosis kronis-kambuhan, bentuk khas dari tinea korporis yang disebabkan oleh Trichophyton concentricum (TC); penyebarannya endemis terbatas di daerah tropis. TI terutama menginfeksi populasi di pedalaman dan terisolasi. Kasus: Dua kasus TI dari satu keluarga, dengan keluhan timbul sisik pada kulit disertai rasa gatal. Diagnosis TI berdasarkan anamnesis, temuan klinis khas dan hasil pemeriksaan KOH 10%. Terapi griseofulvin oral dan miconazole krim 2% dua kali sehari selama enam minggu menghasilkan perbaikan klinis. Introduction: Tinea imbricata (TI) is a chronic-recurrent dermatophytosis caused by Trichophyton concentricum (TC), which is endemic in the tropics. TI mainly infects certain indigenous populations in remote and isolated villages. Cases: Two TI cases with family relationship, with skin scaling and itching. Diagnosis is based on anamnesis, typical clinical findings, and 10% KOH examination. Treatment with oral griseofulvin and topical miconazole cream 2% twice daily for six weeks showed good result.  

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

CDK

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Cermin Dunia Kedokteran (e-ISSN: 2503-2720, p-ISSN: 0125-913X), merupakan jurnal kedokteran dengan akses terbuka dan review sejawat yang menerbitkan artikel penelitian maupun tinjauan pustaka dari bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat baik ilmu dasar, klinis serta epidemiologis yang menyangkut ...